MAKALAH CRITICAL BOOK REVIEW TARI GUEL ACEH TAKENGON




KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmatnnya kepada kita  sehingga kita dapat hidup dimuka bumi ini dengan kedamaian tanpa peperangan. Manusia merupakan makhluk yang paling mulia derajatnya dari semua makhluk yang diciptakan Allah, oleh karena itu marilah kita manfaatkan potensi yang kita miliki dan kita tuangkan ke dalam hal yang positif.
            Alhamdulillah dalam kesempatan kali ini penulis dapat menyelesaikan penyusunan Critical Book Review yang berjudul “Tari Guel” ini tepat pada waktunnya. Makalah ini dibuat sebagai tugas  mata kuliah  tari nusantara sumatera (aceh), yang dalam hal ini sekaligus bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca mengenai hal-hal yang berkaitan dengan tari guel. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan, untuk itu penulis mohon kritik dan saran dari pembaca demi perbaikan makalah ini.
Penulis
Medan, 27 september 2017



  

  
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
            Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan kemajemukan budayanya, dan hal tersebut menjadi kebanggaan bagi negara indonesia. Salah satu kemajemukan budaya indonesia adalah tari guel. Tari guel adalah warisan tak benda harta pusaka masyarakat gayo, tari ini merupakan tari yang diproses dari peristiwa sejarah gajah putih pada masa kerajaan linge. Bukan cerita karangan seniman atau budayawan yang diperagakan melalui gerakan tubuh yang indah. Oleh karena itu tari guel adalah khasanah budaya tak benda peninggalan nenek moyang yang tidak ternilai.
Tujuan
1.      Untuk memenuhi tugas mata kuliah tari nusantara sumatera (aceh)
2.      Untuk mengetahui apa itu tari guel
3.      Untuk mengetahui asal-usul atau sejarah tari guel
4.      Untuk mengetahui bagaimana pembagian gerak tari guel
Manfaat
1.      Menambah wawasan tentang tari guel
2.      Memahami sejarah tari guel









BAB II

PEMBAHASAN

Identitas Buku

Judul                           :           Tari Guel

Penulis                         :           Ir. M. Husin Saleh, Mba, Drs. H. Ibnu Hajar Laut                                                     Tawar, H.Ibrahim Kadir, Drs. H. Arifin Banta Cut.

Penerbit                       :           Si Buku Media

Tahun Terbit                :           Januari 2016
           
Jumlah Halaman          :           35 Halaman


Ringkasan Buku
  1. Seni
Seni adalah gagasan manusia mewujudkan pengetahuan, ide atau buah pikir yang ada pada dirinya diekspresikan melalui pola tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan bemakna.
  1. Budaya Gayo
            Budaya adalah akal budi atau daya pikir manusia dan menjadi latar belakang mewujudkan perlakuan untuk menghasilkan suatu karya. Penduduk indonesia terdiri dari banyak suku dan ras yang memiliki sejarah nenek moyang yang berbeda. Dengan demikian mereka memiliki kebiasaan hidup, bahasa, sistem ekonomi, sosial masyarakat, kepercayaan, adatistiadat dan peraturan-peraturan yang digunakan berbeda pula.

  1. Suku Gayo
            Suku gayo adalah suku penduduk asli indonesia, mereka bermukim di wilayah poros provinsi Aceh, kabupaten Aceh Tengah sebelum mekar memekarkan (Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues Dan Bener Meriah). Dan sebagian wlayah kabupaten lain, lukup serbejadi untuk kabupaten aceh timur dan kalul untuk kabupaten tamiang. Mereka berada di sebuah kerajaaan yaitu kerajaan linge.
  1. Tari
            Terkait dengan tari, setiap suku maupun etnis dari suatu daerah memiliki sini tari sebagai ungkapan perasaan yang estetis dan bermakna dan diwujudkan melalui media gerak tubuh manusia yang ditata dengan prinsip-prinsip tertentu.









BAB III
PENATAAN TARI GUEL
  1. Gerak Dasar Tari  Gayo
            Angin muasal ujen muusul perbueten muasaliyah, gere mupestak ari langit gere mupancar ari bumi, artinya angin, hujan, perbuatan asal muasal bukan jatuh dari langit dan terpancar dari bumi. Gerakan tari yang lahir dari akal budi seseorang akan menghasilkan sebuah gerakan murni.
            Bertiru kurembege beconto kusi munge, artinya sesuatu yang dihasilkan mempunyai patrun yaitu becontoh ke pada yang ada. Bumi gayo adalah daerah pegunungan dan pedalaman yang alamnya memberikan inspirasi untuk mendapatkan ide.
  1. Babak Tari Guel
            Gerak tari guel berawal dari sengeda yang bermimpi bertemu abang kandungnya yang telah meninggal yang bernama bener meria, didalam mimpinya bener meria berwujud gajah berwarna putih, sengeda mencoba mendekati gajah itu dengan mengelilinginya dengan gerakan hati-hati. Gajah putih tidak mau bangun, lalu timbul pemikiran guel sana nguk, artinya bunyikan apa yang bisa untuk meredan suasana agar gajah putih mau bangkit. Kemudian ide tersebut diproses sedemikian rupa dengan memasukkan prinsip-prinsip tertentu yang terdiri dari empat babak yaitu:
  1. Babak menatap
Penari yang melakonkan sengeda dengan sopan dan santun mendekati gajah putih. Perlakuan ini terkesan ada pembicaraan dan ajakan serta diharapkan gajah putih dapat memahami maksud tersebut.
  1. Babak redep/dep
Gajah putih mengerti dan bangun mengikuti gerakan sengeda.
  1. Babak ketibung
Kesediaan gajah putih untuk mengikuti gerakan sengeda makin terlihat jelas, semua gerakan tari yang diperagakan oleh sengeda diikuti oleh gajah putih.
  1. Babak cincang nangka
Gerakan pada babak ini cenderung bebas, pertanda telah terkabul apa yang diharapkan sengeda kepada gajah putih.
  1. Ragam Gerak Tari Guel
            Gerakan dalam tari guel diadopsi dari tari gayo yang sudah ada sebelumnya yaitu tari sining, tari turun ku lut, tari cincang nangka dan guru didong. Sehingga menghasilkan tari guel dengan gerakan salam semah, kepur nunguk, sining lintah, samar kalang dan gerakan dah/papan.
  1. Salam semah
Penari yang melakonkan sengeda membungkukkan badan, kedua tangan kedepan dengan mempertemukan ujung jari membentuk segitiga, lalu merentangkan tangan kanan, membuat lengkungan, memutar pergelangan tangan, menghempaskan ke atas dan bawah lalu membuang seakan-akan memperlihatkan belalai gajah membelit dan mencabut sesuatu. Tangan kiri menempel di pinggang, bahu naik-turun sesuai dengan iramaa tabuhan repa’i.
  1. Kepur nunguk
Gerakan ini meniru gerak kepakan sayap burung pungguk. Kadang-kadang sayapnya merentang lebar dan kadang mengepak. Penari merentangkan tangan lebar atau mengipaskan kain ke bawah, ke samping kanan dan kiri.
  1. Sining lintah
Gerakan ini memperlihatkan lintah berenang, penari meletakkan tangan dibelakang, badan agak membungkuk, kaki berlari-lari kecil sehingga kepala terlihat bergerak ke kanan dan kiri.
  1. Semar kalang
Gerak tari seperti burung elang menyakar. Penari mengembangkan tangan secara diagonal, miring ke kanan dan kiri serta kaki bergerak lincah pada babak ketibung, dep dan cincang nangka.
  1. Dah/ papan
Gerak tari yang berdasarkan perpaduan dari semua gerak dasar diatas yang ditarikan agak bebas dan spontan dilakukan.
  1. Sining
Merupakan gerak melingkar berlawanan dengan arah putaran bumi.
  1. Cincang nangka
Memperlihatkan gerakan gelora semangat rakyat membela nama dan kebesaran kerajaan, enerjik, berani dan pantang menyerah. Gerakan ini diwarnai gerakan murni yang artinya gerakan tangan terkadang diselingi dengan kata cang.. cang.. pertanda siap siaga berhadapan.
  1. Pengiring Tari Guel (Guru Didong)
Ayunan gerakan langkah kaki guru didong seperti gerakan tari sining, membuat lingkaran dan lenggak lenggok saling menjauh dan mendekat. Gerakan-gerakan yang dilakukan serasi dengan pengiring tari yang digunakan. Alat bunyi yang dipakai adalah alat musik tradisional yaitu repa’i dan prangkat canang. Naskah dikumandangkan dalam bahasa gayo sesuai dengan alur cerita dan dengan rama lgu gayo yang memiliki ciri khas yaitu guk, gelduk, sarik, surak, sarok jangin, janyun.
  1. Penempatan Tari Gayo
Ide tari guel adalah bagaimana usaha menemukan, menangkap dan embawa gajah putih dari bumi dataran tinggi gayo ke aceh darussalam.
  1. Pakaian Penari
Penari memakai pakaian paduan panca warna yang sesuai dengan peran mereka dalam tarian tersebut . menjadi pedoman untuk ketentuan warna pakaian adalah pakaian yang dipakai oleh sarak opat.
  1. Pakaian raja, warna dasar hitam motif kerawang didominasi warna kuning.
  2. Pakaian imem, warna dasar hitam motif kerawang didominasi warna hijau.
  3. Pakaian petue, warna dasar hitam motif kerawang didominasi warna merah hati.
  4. Pakaian rayat genap mupakat, warna dasar hitam motif kerawang didominasi warna putih.
  1. Jumlah Penari
Pemeran sengeda dan meria masing-masing 1 orang dan yang lain dapat disesuaikan.
  1. Penampilan Tari Guel
Penampilan tari guel mengikuti babak munatap, dep/redep, ketibung dan babak cincang nangka.







BAB IV
TARI GUEL DI ERA MODERNISASI DAN GLOBALISASI
  1. Arus Modernisasi Dan Globalisasi
Modernisasi dan globalisasi adalah proses yang dilandasi oleh seperangkat rencana dan kebijakan guna merubah kehidupan masyarakat  ke arah kontemporer yang menurut penilaian lebih maju dan bermanfaat dalam derajat kehormatan tertentu.
  1. Dampak Modernisasi Dan Globalisasi
Perubahan pada sikap mental serta pola berpikir kritis dapat dipengaruhi oleh modernisasi dan globalisasi baik itu dalam hal positif maupun negatif.
  1. Menyikapi Modernisasi Dan Globalisasi
Menyikapi dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi diperlukan berpikir bijak dan kreatif berdasarkan teori keunggulan koperatif di segala bidang.
  1. Budaya Bermakna
Budaya yang mempunyai makna penting yang melekat dalam kehidupan masyarakat diantaranya:
  1. Makna simbolis meliputi bahasa, upacar-upacara, tanda-tanda kehormatan.
  2. Makna empiris mencakup ilmu keamalan, hayati dan kemanusiaan.
  3. Makna estetik meliputi berbagai seni, sastra dan musik.
  4. Makna sinoetik berkenaan dengan perasaan, kesan, penghayatan, empati dan simpati.
  5. Makna etik berkenaan dengan aspek moral, akhlak, perilaku dan rasa tanggung jawab.
  6. Makna sinoptik berkenaan dengan pengertian yang terpadu dan mendalam.\



BAB V
MEMBUMIKAN TARI GUEL
  1. Daya Pikat Tari Guel
Sejarah gajah putih bukanlah suatu peristiwa yang di setting, olehkarena itu tari guel memilik daya tarik tersendiri yang mampu menarik minat para ilmuan untuk melakukan penelitian, penggalian, pengkajian, penganalisaan dan dituangkan menjadi sebuah buku yang mengisi perpustakaan.
  1. Tari Guel Harga Diri
Orang gayo adalah orang yang berkarakter, memiliki rasa malu, dan memiliki harga diri yang telah menyatu dengan dirinya sejak nenek moyang. Hal ini merupakan Harta turun-temurun dari setiap generasi sampai sekarang masih terlihat. Namun tidak perlu mawas diri tidak mustahil tanpa sadar harta tersebut telah terbawa arus perubahan.
  1. Tari Guel Membudaya
Dalam rangka membumikan tari guel perlu perencanaan, aktualisasi, kontroling. Evaluasi yang akurat sehingga efektiv dan efisien dan apa yang diharapkan tercapai. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut;
  1. Pendistribusian cerita autentik dan akurat tentang gajah putih ke masyarakat luas.
  2. Meningkatkan koordinasi
  3. Memperkaya pelatih melalui pelatihan-pelatihan
  4. Mengadakan perlombaan untuk menampilkan tari guel.


Kelebihan
1.      Penjelasan isi buku sangat lengkap.
2.      Penjelasan disertai contoh keadaan yang sesuai dengan pembahasan sehingga membuat pembaca lebih paham maksud isi dari buku.
3.      Font, tata letak, dan layout sesuai dengan standar penulisan pada MS-Word.
4.      Buku disertai gambar sehingga pembaca mudah mempelajari gerakan tari guel.
5.      Ragam gerak dijelaskan secara rinci dan mudah dipahami.
Kekurangan
1.      Terdapat beberapa kesalahan dalam penggunaan tanda baca.
  1. Ada beberapa kalimat yang sulit dimengerti.
  2. Ada perpaduan antara gaya bahasa yang tidak sesuai.
  3. Covernya kurang menarik







BAB VI
PENUTUP
Kesimpulan
Tari guel adalah tari yang diangkat dari sejarah gajah putih yang berada di dalam mimpi sengeda. didalam mimpi sengeda, gajah tersebut merupakan abang kandungnya yang sudah meninggal dunia. gerakan-gerakan tari guel merupakan gerakan yang diadopsi dari gerakan tari yang sudah ada sebelumnya seperti tari sining, tari turun ku lut, dan tari cincang nangka. Melalui tari guel akan mengundang beberapa pertanyaan dari kalangan luar yang memerlukan jawaban. Oleh karena itu tari guel harus memiliki data yang akurat.





Komentar